Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

MINI BOOK KUMPULAN ARTIKEL MATERI MATA KULIAH TEORI SOSIAL DAN TEORI SOSIAL KRITIS

Gambar
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas segala karunia-Nya sehingga mini book ini selesai disusun. Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan pada Nabi Muhammad SAW. yang telah memberikan tauladan terbaik kepada kita semua untuk terus meneruskan kehidupan dengan kesantunan budi pekerti ( akhlakul karimah).  Penyusunan mini book ini bertujuan untuk mengetahui materi-materi mata kuliah teori sosial dan teori sosial kritis. Mini book ini disusun berdasarkan hasil forum group discussion (FGD), kajian literatur yang kemudian disajikan dalam bentuk artikel di blog pribadi yang bersumber dari beberapa buku, jurnal, dan dari internet sehingga relevan.  Akhirnya penulis ucapkan terimakasih sebesar besarnya yang pertama kepada Bapak Abu Amar Bustomi, M.Si. selaku Dosen Mata Kuliah Teori Sosial dan Teori Sosial Kritis UIN Sunan Ampel Surabaya yang mendampingi saya belajar selama semester 3 ini. Kedua, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu baik...

TEORI SOSIAL KRITIS (Kritik, Penerapan, dan Implikasinya Pada Perkembangan Ilmu Psikologi)

Gambar
TEORI SOSIAL KRITIS   (Kritik, Penerapan, dan Implikasinya Pada Perkembangan Ilmu Psikologi) Sumber Gambar :  www.cintabuku.id Teori Kritis pada hakikatny a ingin  menjadi Aufklarung atau pencerahan. Aufklarung itu berarti mau membuat cerah, mau menyingkap segala tabir yang menutup kenyataan yang tak manusiawi terhadap kesadaran kita. Teori Kritis dalam hubungan ini bicara tentang ketersilauan atau semacam selubung yang menyeluruh yang membutakan kita terhadap kenyataan yang sebenarnya, yang perlu disobek. Dalam masyarakat industri maju, kontradiksi-kontradiksi, frustasi-frustasi, penindasan-penindasan tidak lagi tampak. Semua segi hidup masyarakat ”berkongkalikong” menimbulkan kesan bahwa semuanya baik adanya, semua kebutuhan dapat dipuaskan, semuanya efisien, produktif, lancar, dan bermanfaat. Kesan semu itu harus dibuka (Franz Magnis-Suseno, 1992). Oleh karenanya, teori-teori sosial kritis dengan tegas mengkritik aliran positivisme. Tokoh-tokoh teori kritis beranggapan...