Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Teori – Teori Sosial di Indonesia dan Perkembangannya : Pemikiran Kuntowijoyo dan Selo Sumardjan

Gambar
 Teori – Teori Sosial di Indonesia dan Perkembangannya : Pemikiran Kuntowijoyo dan Selo Sumardjan Perkembangan ilmu sosial di Indonesia dimulai dari ketidakpercayaan ilmuwan, akademisi terhadap pemikiran asli yang bersumber dari masyarakat. Ketidakpercayaan ini menjadi penyakit yang membayangi ilmuwan, karena tanpa sadar memaksa peneliti untuk menggunakan, menduplikasi teori-teori Barat yang dianggap sebagai pusatnya ilmu. Ilmu sosial tidak berkembang di dunia Timur terutama di Indonesia juga dipengaruhi oleh psikologis dan perilaku dari kalangan ilmuwan dan akademisi yang tidak fokus pada pengembangan keilmuan. Kebanyakan ilmuwan merasa menjadi "pemilik" telah memberikan banyak kenikmatan dalam bentuk teori-teori yang sudah ada. Hanya saja para "pemilik" tidak pernah terjun langsung di masyarakat untuk melihat sejauh mana teori-teori yang diambil dari ilmuwan Eropa cocok ketika diterapkan untuk membaca permasalah yang ada di Indonesia. Banyak ilmuwan di Indonesia k...

TIGA TOKOH PENTING DAN BERPENGARUH DALAM TEORI-TEORI SOSIAL : Karl Marx, Max waber, dan Emile Durkheim

Gambar
TIGA TOKOH PENTING DAN BERPENGARUH DALAM TEORI-TEORI SOSIAL KARL MARX (1818 – 1883) Sumber :  id.wikipedia.org Karl Marx berpendapat bahwa perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi karena perkembangan teknologi atau kekuatan produktif dan hubungan antara kelas-kelas sosial yang berubah.   Karl Marx juga berpendapat bahwa struktur masyarakat terbagi menjadi dua, yaitu infrastruktur dan suprastruktur. Infrastruktur merupakan dasar suatu masyarakat dalam berproduksi di bidang ekonomi. Sedangkan suprastruktur terdiri atas lembaga sosial, gagasan dan nilai. Infrastruktur adalah fundamental (dasar) untuk membentuk suprastruktur. Karl Marx menyebut dua kelas yang paling berpengaruh, yaitu kelas kapitalis dan pemilik tanah dan kaum buruh atau mereka yang hidup dengan menjual tenaga kerja sendiri, menurutnya masyarakat kapitalis terdiri dari tiga kelas, bukan dua kelas. Tiga kelas itu adalah kaum buruh (mereka hidup dari upah), kaum pemilik modal/ kapitalis (hidup...

MENGULAS SECARA RINGKAS PERKEMBANGAN DAN HUBUNGAN TEORI SOSIAL DI INDONESIA

Gambar
Sumber : www.kudupinter.com Melihat perkembangan ilmu-ilmu sosial di Asia termasuk di Indonesia sedang dalam pengaruh karena banyak mengadopsi ilmu-ilmu sosial yang berkembang di Eropa atau Amerika. Kondisi perkembangan Ilmu Sosial yang demikian telah mengundang beberapa intelektual di Asia dan juga Indonesia, untuk mempertanyakan sekaligus mencari jalan keluar, kondisi perkembangan ilmu sosial yang memprihatinkan. Solusi yang dapat ditawarkan untuk menghadapi kondisi tersebut ialah pentingnya ikhtiar untuk membangun suatu jalan alternatif ilmu-ilmu sosial di luar arus besar. Sumber : www.slideshare.net “Mengenai perkembangan ilmu-ilmu sosial sebagai ilmu….betapa sedikitnya buku-buku atau karangan-karangan dalam bahasa Indonesia yang secara murni menambah atau mungkin mengubah teori-teori yang sampai sekarang dikenal.” (Dr. Selo Sumardjan). Melihat hal tersebut masyarakat intelektual Indonesia diposisikan sebagai konsumen yang selalu membeli teori-teori pemikiran dar...